itungan mundur ‘kiamat’ Bangsa Maya--oleh mereka yang percaya--mulai dilakukan. 59 hari lagi atau pada 21 Desember mendatang benarkah akan menjadi akhir dunia?
Masih ingat kehebohan film '2012' pada tahun 2009 lalu? Dalam film fiksi ilmiah itu dikisahkan Bumi akan mengalami kiamat pada 21 Desember 2012, menurut kalender Suku Maya Indian. Tenang, 6 mitos ini diluruskan oleh NASA. Apa saja?
Dua pakar teks kuno mengkonfirmasi bahwa berakhirnya Kalender Suku Maya adalah pada musim dingin tahun 2012 ini, tepatnya 21 Desember 2012. Pada tanggal yang jatuh pada hari Jumat itu, menurut pakar teks kuno adalah hari terakhir Bak'tun ke-13. Bak'tun merupakan siklus Kalender Hitung Panjang Suku Maya yang setara 144 ribu hari. Suku Maya kuno akan menganggap bahwa akhir Bak'tun ke-13 merupakan akhir dari masa penciptaan.
Namun pakar sejarah Suku Maya mengatakan akhir Kalender Panjang Suku Maya itu bukan akhir dunia, melainkan sama seperti kalender masehi yang kita pakai sehari-hari. Kalau kalender habis, ya tinggal beli atau ganti yang baru, bukan kiamat.
Ramalan ini didasarkan dua teks kuno yang mengkonfirmasi akhir Kalender Hitung Panjang (Long Count) Maya akan jatuh pada musim dingin tahun ini, tepatnya 21 Desember 2012. Hari itu adalah hari terakhir dari bak'tun ke-13, atau 144.000 hari siklus kalender tersebut. Bangsa Maya kuno melihat akhir bak'tun 13 sebagai akhir siklus penciptaan.
Masih ada yang percaya hari penghakiman akan terjadi, meski ahli sejarah Maya telah mengatakan akhir kalender Long count seperti halnya yang terjadi tiap tanggal 31 Desember, pergantian tahun dan saatnya mengganti dengan kalender baru. Bukan pertanda kiamat.
"Bukti baru menunjukkan, bak'tun ke-13 adalah peristiwa penting yang dirayakan oleh Bangsa Maya kuno, namun tak ada ramalan kiamat apapun yang dikaitkan dengan tanggal itu," kata Marcello Canuto, Direktur Tulane University Middle America Research Institute kepada LiveScience.
Memang tidak semua yang meyakini pentingnya hari itu percaya, bahwa ramalan Bangsa Maya berarti api dan batu panas yang membakar, atau musnahnya kehidupan di Bumi. Menurut John Hoopes, ahli sejarah Maya dari University of Kansas, mereka yakin hari itu adalah momentum transformasi spiritual.
Sebelumnya, pada Jumat 28 September 2012 lalu, para arkeolog, antropolog, dan ahli lainnya mengadakan pertemuan di Merida, sebuah kota di selatan Meksiko. Khusus membahas implikasi kalender Bangsa Maya.
Salah satunya arkeolog pemerintah Meksiko, Alfredo Barrera mengatakan Bangsa Maya memang mencoba membuat prediksi terkait kalender itu namun lebih pada peristiwa kekeringan atau wabah penyakit.
"Bangsa Maya memang membuat ramalan, tetapi tidak dalam arti fatalistik, melainkan tentang peristiwa yang dalam konsepsi sejarah, bisa berulang di masa yang akan datang," kata Barrera, dari National Institute of Anthropology and History.
Isu kiamat akan terjadi tahun ini sebelumnya juga dibantah Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA). Apalagi jika ramalan Bangsa Maya itu dikaitkan dengan fenomena langit. Apakah itu Planet Nibiru, kesejajaran planet, badai matahari, atau pergeseran kutub Bumi.
"Apa yang istimewa dari tanggal 21 Desember 2012? Tak ada. Meski banyak orang menduga itu adalah akhir dunia," kata astronom NASA sekaligus manajer Program Objek Dekat Bumi di Laboratorium Jet Propulsion, Don Yeomans. Yang benar, tanggal itu menandai winter soltice atau hari pertama musim dingin. Selain itu, tak ada yang istimewa. "Jadi, semua orang bisa tidur nyenyak pada 21 Desember tahun depan," katanya.
Jadi apakah Anda akan tidur dengan tenang? Percayalah, hanya Tuhan yang tahu.ins,viv
Alibi Kiamat Pun Telah Dipatahkan NASA
Ramalan Bangsa Maya
Salah satu yang diajukan sebagai bukti klaim "kiamat 2012" adalah kalender Bangsa Maya yang berakhir 21 Desember 2011.
Menurut manajer Program Objek Dekat Bumi di Laboratorium Jet Propulsion, Don Yeomans, kalender Maya tak ubahnya kalender modern yang panjangnya 365 hari. Bedanya, mereka mengukur waktu dalam periode lebih panjang, seperti dekade, abad, dan milenium--dalam versi modern. "Perhitungan pendek adalah 52 tahun, yang panjang 5.125 tahun yang berakhir 21 Desember 2012. Setelah itu akan dimulai kalender baru. Bangsa Mata tak pernah memprediksi tanggal itu adalah akhir dunia," kata Yeomans.
Dia mengaku terkejut saat masuk ke mesin pencari Google dan mengetik kata kunci 'bencana 2012'. "Hasilnya 35 juta lebih. Ternyata banyak orang khawatir dengan tanggal itu."
Planet X atau Nibiru
Kekhawatiran lain adalah soal keberadaan Planet "Nibiru" atau "Planet X" yang diduga akan menabrak Bumi.
Yeomans mengatakan, adalah pecinta UFO Nancy Leider yang mengaku melakukan kontak dengan alien dari rasi bintang Zeta Reticuli. Leider kali pertama meramalkan Nibiru akan membawa bencana bagi dunia pada Mei 2003. Setelah tak terbukti, ia mengubah prediksinya menjadi 21 Desember 2011.
"Tak ada bukti tentang keberadaan Nibiru," kata dia. Dugaan bahwa Nibiru bersembunyi di balik Matahari, juga disanggah. "Kalau benar ia tak bisa selamanya berada di balik Matahari, semestinya kita sudah melihatnya bertahun-tahun lalu."
Bagaimana dengan tudingan bahwa NASA dan para astronom bersekongkol untuk menyembunyikan keberadaan Nibiru? "Tak ada satu cara pun di muka bumi ini untuk memaksa para astronom diam."
Planet Berjajar
Juga ada anggapan efek gravitasi dari planet yang saling berjajar satu sama lain akan membawa bencana bagi Bumi. "Tapi tak ada kesejajaran planet pada 21 Desember 2012," kata Yeomans.
Kalaupun itu terjadi, tak bakal ada masalah. Satu-satunya yang punya efek gravitasi signifikan pada Bumi adalah Bulan dan Matahari, misalnya pasang surut--yang sudah berlangsung selama jutaan tahun.
Badai Matahari
Kekhawatiran lain adalah badai matahari--lontaran partikel energi matahari. Ini secara rutin terjadi 11 tahun sekali. Saat badai matahari mencapai bumi, ia dapat menciptakan aurora, bisa merusak satelit dan listrik. "Namun tak ada kerusakan permanen yang ditimbulkan," kata Yeomans.
Badai matahari super kuat tercatat pernah terjadi pada 1859. Saat itu kerusakan yang ditimbulkan relatif kecil, namun bisa berakibat fatal jika terjadi saat ini, di mana masyarakat sangat bergantung pada perangkat elektronik.
Meski demikian, masih kata Yeomans, "Tak ada bukti itu bakal terjadi pada 21 Desember 2012. Apalagi, badai matahari terkuat sekalipun tak akan menjadi penyebab kiamat, seperti yang dikhawatirkan sejumlah orang."
Pergeseran Kutub Bumi
Bumi punya dua kutub geografis--selatan dan utara--yang menandai sumbu rotasi, yang terkait dengan medan magnet yang membuat jarum kompas selalu menunjuk ke arah utara.
Beberapa orang khawatir, dua kutub itu saling bertukar pada 2012. Menurut Yeomans, pergeseran memang dimungkinkan dalam skala waktu 500.000 tahun. Tak bisa serta merta. "Tak ada fakta yang mendukung itu akan terjadi 21 Desember 2012," kata Yeomans. "Kalaupun itu terjadi, tak ada masalah berarti. Kita tinggal mengubah kompas, utara menjadi selatan. Dan sebaliknya." Ins
10 Ramalan Kiamat yang Gagal
1. Ayam Betina dari Leeds, 1806
Sejarah telah menghitung banyak contoh orang yang mendeklarasikan hari kembalinya Yesus Kristus sudah dekat. Namun, tidak ada yang keunikkannya menyerupai ayam betina dari Leeds ini. Pada 1806, seekor ayam betina penghuni kota di Inggris tersebut, menelurkan telur yang bertuliskan 'Yesus Kristus akan datang'.
Kabar tentang keajaiban tersebut segera menyebar, dan banyak orang menjadi yakin bahwa kiamat sudah dekat. Kemudian semua kehebohan berhenti saat seorang yang curiga pada telur tersebut, mengawasi ayam betina yang menelurkan telur ramalan itu dan memergoki orang lain yang menetaskan kabar bohong itu.
2. The Millerites, 23 April 1843
Seorang petani New England bernama William Miller, setelah beberapa tahun mempelajari injil dengan seksama, menyimpulkan waktu kiamat yang dipilih Tuhan dapat diketahui melalui intepretasi terhadap kata-kata di kitab suci.
Dia menjelaskannya pada siapapun yang mau mendengar, bahwa kiamat akan datang di antara 21 Maret 1843 dan 21 maret 1844. Dia berkhotbah dan mempublikasikan cukup berita untuk menyebabkannya dapat memimpin ribuan pengikut, yang kemudian memutuskan hari kiamat terjadi pada 23 April 1843. Banyak yang menjual atau menyumbangkan barang-barang milikinya, meskipun pada 23 April yang diramalkan, Yesus tidak datang dan kelompok mereka dibubarkan.
3. Kiamat versi Mormon, 1891 atau sebelumnya
Joseph smith, pendiri gereja Mormon mengadakan rapat pemimpin gerejanya pada Februari 1835, untuk mengatakan pada mereka bahwa dirinya telah bicara dengan Tuhan. Dalam pembicaraan tersebut, dia mengetahui bahwa 56 tahun yang akan datang, Yesus akan kembali ke Bumi, dan kiamat akan segera dimulai.
4. Komet Halley, 1910
Pada 1881, seorang astronom menemukan bahwa ekor komet mengandung gas mematikan, yang disebut cyanogen. Penemuan ini hanya sekilas saja menarik, sampai seseorang menyadari bahwa Bumi akan melintasi ekor komet Halley, pada 1910.
Halaman beberapa surat kabar saat itu, termasuk The New York Times", mencetak spekulasi yang mempertanyakan, apakah orang-orang di Bumi akan bermandikan gas beracun, serta menimbulkan kecemasan yang menjalar di Amerika Serikat dan di luarnya. Kecemasan itu mereda setelah seorang ilmuwan menjelaskan bahwa tidak ada yang perlu dikhawatirkan.
5. Pat Robertson, 1982
Pada May 1980, pengkhotbah yang biasa tampil di televisi sekaligus pendiri Christian Coalition Pat Robertson mengumumkan bahwa dia mengetahui kapan terjadinya kiamat.
Pada seluruh penonton acaranya, dia mengatakan, "Saya jamin, pada akhir 1982 akan terjadi penghakiman pada dunia."
6. Gerbang Langit, 1997
Saat komet Hale-Bopp nampak pada 1997, muncul sebuah desas-desus yang mengatakan sebuah pesawat alien mengikuti komet tersebut. Meskipun kabar tersebut dibantah oleh para astronom, radio paranormal Art Bell mempublikasikannya melalui talk show bernama "Coast to Coast AM."
Klaim ini menginspirasi sekte bernama Heaven's Gate (Gerbang Langit) untuk menyimpulkan bahwa dunia akan segera berakhir. 39 orang anggota sekte tersebut, akhirnya bunuh diri pada 26 Maret 1997.
7. Nostradamus, Agustus 1999
Tulisan-tulisan yang dibuat kabur dan metaforis oleh Michel de Nostrdame, telah menarik minat orang selama lebih dari 400 tahun. Tulisannya telah diintepretasikan dengan sangat fleksibel, dan diterjemahkan dalam berlusin-lusin versi berbeda. Satu kwatrinnya yang paling terkenal mengatakan, "The year 1999, seventh month / From the sky will come great king of terror."
8. Y2K, 1 Januari 2000
Menjelang berakhirnya tahun 1999, banyak orang mulai khawatir bahwa komputer dapat menyebabkan kiamat. Masalah tersebut pertama kali disadari pada 1970, yaitu banyak komputer tidak akan mampu membedakan tahun 2000 dengan 1900. Tak banyak yang meyakini efek hal tersebut, tapi banyak sugesti tentang masalah kehancuran, mulai dari padamnya listrik secara massal sampai bencana nuklir.
9. 5 Mei 2000
Richard Noone, yang pada tahun 1997 menulis buku '5/5/2000 Ice : The Ultimate Disaster', meramalkan bahwa es di Antartika akan setebal tiga mil, pada 5 Mei 2000. Tanggal ini menandakan pergeseran Bumi menuju surga, sehingga membuat Bumi diselimuti oleh es.